Jenis-Jenis Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

jenis kpr

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah jenis produk perbankan di Indonesia yang menyajikan layanan kredit untuk melakukan pembelian rumah atau untuk kebutuhan konsumtif lainnya dengan jaminan/agunan berupa surat tanah dari rumah tersebut. Namun tahukah anda, bahwa terdapat beberapa jenis KPR yang disediakan oleh layanan perbankan? Untuk lebih jelasnya, kami akan menjelaskannya secara rinci kepada anda.

Berdasarkan Agunan / Jaminan

  • KPR Pembelian: Adalah KPR yang menggunakan rumah yang akan dibeli sebagai agunannya.
  • KPR Multiguna atau KPR Refinancing: Adalah KPR yang menggunakan rumah yang sudah dimiliki sebagai agunannya.

Berdasarkan Persyaratan Pinjaman & Tingkat Suku Bunga

  • KPR Bersubsidi adalah KPR disediakan oleh Bank sebagai bagian dari program pemerintah atau Jamsostek, dalam rangka memfasilitasi pemilikan atau pembelian rumah sederhana sehat (RS Sehat/ RSH) oleh masyarakat berpenghasilan rendah sesuai kelompok sasaran. Yang akan dikenakan subsidi adalah: suku bunga kredit atau uang muka.
  • KPR Konvensional atau KPR Non-Subsidi adalah produk KPR yang disediakan oleh perbankan dengan persyaratan yang mengikuti ketentuan umum perbankan dan tingkat suku bunga regular yang ditetapkan oleh bank yang bersangkutan. Bisa saja suku bunga antar setiap bank, berbeda satu sama lainnya.
  • KPR Syariah. KPR jenis ini tidak jauh berbeda dengan KPR non subsidi, tapi cara transaksinya menggunakan prinsip akad murabahah (jual-beli) atau musyarakah mutanaqishah (kerjasama sewa). Sejumlah bank baik milik pemerintah maupun bank swasta telah memiliki produk KPR Syariah.
  • Inhouse KPR.¬†Istilah ini dipergunakan oleh sebagian orang untuk membedakan antara KPR produk lembaga keuangan dan KPR internal yang disediakan pengembang. Jenis KPR ini sebetulnya adalah nama lain dari pembelian properti dengan cicilan bertahap sebagai fasilitas yang disediakan oleh pengembang.