Pentingnya Mematikan Lampu Saat Beristirahat / Tidur

mematikan lampu saat tidur

Mematikan lampu disaat tidur tentu menjadi hal yang dilakukan banyak orang. Dari sebagian orang yang melakukannya, mereka selalu mematikan lampu karena alasan penghematan. Namun, masih ada sebagian orang yang mengharuskan lampu tetap menyala disaat tidur. Semua ini tentu dipengaruhi oleh kebiasaan tidur dari setiap orang. Sebagai salah satu aktifitas yang sangat penting dan anda lakukan setiap harinya, maka anda perlu mengetahui cara mendapatkan kualitas istirahat yang maksimal.

Sebuah penelitian yang dilakukan Society for Neuroscience, di San Diego, Amerika Serikat, tahun 2010, menjelaskan tentang korelasi antara cahaya lampu dan tingkat depresi. Mereka menemukan para pekerja shift malam dan kelompok lain yang selalu terkena cahaya di malam hari akan lebih rentan terkena risiko gangguan mood atau depresi.

Sedangkan, menurut para ahli kesehatan yang dikutip dari laman Rooang, menyalakan lampu
di saat tidur dapat membawa dampak biologis yang buruk.

Hasil studi yang dilakukan Universitas Harvard menemukan bahwa pancaran cahaya dari lampu pinjar hingga larut malam yang berasal dari dapat mengurangi tingkat melatonin, sehingga akan membuat kita menjadi sulit terlelap atau insomsia.

Tak hanya menyebabkan insomnia, ternyata kebiasaan menyalakan lampu kamar pada saat tidur secara tidak langsung dapat memicu kegemukan.

Selama 24 jam, sirkulasi tubuh bekerja mengontrol beberapa hormon seperti ghrelin, insulin dan serotonin. Hormon tersebut memengaruhi nafsu makan, penyimpanan lemak, dan mood. Dengan kondisi pencahayaan buatan menyala, memicu terjadinya insomnia dan secara otomatistubuh akan lebih sering merasa lapar.

Berbeda hasilnya jika pemilik rumah memutuskan untuk memadamkan lampu ketika ingin tidur. Penelitian yang dilakukan oleh ahli biologi, Joan Robert menujukkan, tubuh akan memproduksi hormon melatonin pada saat tidak ada cahaya lampu ketika tidur malam.

“Hormon melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal. Bagian itu berfungsi untuk mengatur ritme tidur, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, menghambat peningkatan kolesterol, dan berfungsi sebagai anti kanker,” jelas Robert pada sebuah jurnal kesehatan.